life journey, thought, animals and big smile :)

Life of Pi…. a book review

http://www.goodreads.com/book/show/4214.Life_of_Pi

These people fail to realize that it is on the inside that God must be defended, not on the outside. They should direct their anger at themselves. For evil in the open is but evil from within that has been let out. The main battlefield for good is not the open ground of the public arena but the small clearing of each heart.
Yann Martel, Life of Pi

Finished the book on April 2008

Padahal belinya udah lama, sekitar bulan September 2007, di Gramedia Palembang. Aku baca sedikit-sedikit, bukan karena ceritanya jelek, tapi karena dari awal, kata-katanya sangat mengesankan, sampai-sampai sayang kalau cepat-cepat membacanya, aku ga mau cepat cepat sampai ke akhir ceritanya. jadi butuh waktu yang bener2 moodnya pas, jadi aku bisa membaca tiap kalimatnya tanpa takut terlewat atau terlupa nantinya.

Dari awal sampe selesai bacanya, sempat diselingi oleh komik One Piece nomor 45-46, Harry Potter dan Piala api (Harry Potter & The Goblet of Fire), Harry Potter dan Ordo Phoenix (Harry Potter and The Order of The Phoenix), dan Harry Potter and The Deathly Hollows (the English version, selesai juga bacanya dengan membawa-bawa kamus), oya juga The tale of Desperaux… cerita tikus yang baru kubaca separuh, dulu banget.

Ini adalah Kisah Pi, seorang anak India yang menganut 3 agama sekaligus karena kekagumannya dalam tiap ajarannya, dan mengabaikan semua kejelekan, karena dia hanya ingin dekat dengan penciptanya. dia menjalankan Perayaan ekaristi, dibabtis. dia minta dibelikan sajadah dan melakukan sholat 5 waktu, dan dia pergi ke kuil Hindhu untuk memuja dewa-dewanya. di usianya yang baru belasan tahun, dia merasa tak ada salahnya kebiasaan anehnya itu.

Ayahnya adalah seorang pemilik kebun binatang, dan banyak pengetahuannya tentang tingkah laku hewan, sampai suatu saat, mereka sekeluarga harus hijrah ke Canada, dan menjual semua hewan2 mereka. Saat perjalanan ke Canada dengan Kapal barang Tsim sun di tengah lautan kapal itu karam dan yang selamat hanyalah Pi, seekor harimau bengal seberat 225 kg, seekor hyena, seekor orangutan betina, dan seekor jerapah yang patah kakinya dalam sebuah sekoci.

Petualangan Pi di atas sekoci selama hampir 7 bulan, bersama seekor harimau Bengal di Lautan Pasifik, sampai akhirnya mendarat di pantai Mexico. benar-benar menegangkan, dan seperti kata-kata salah satu tokoh di buku ini, “Kisah ini membuat anda percaya akan Tuhan”.

membacanya saja, seperti dapat merasakan panasnya sinar matahari di tengah lautan, rasa air laut yang tidak menyegarkan, ketakutan di tengah-tengah keadaan yang tidak pasti. kurasa, jika ini memang sebuah kisah nyata, benar-benar meupakan bukti kekuatan semangat manusia dalam menghadapi ketakutannya dan untuk terus bertahan hidup.

dibandingkan dengan perjalanan hidup tiap-tiap orang, perjalanan kita sendiri, cerita ini bisa menjadi cermin. karena, setiap saat kita juga mengalami kemalangan, kesendirian, ketakutan. tetapi, karena kekuatan dan semangat serta pengharapan pada Tuhan, masalah apapun bisa juga terlewati.

Kisah perjuangan hidup manusia sebagai bukti bahwa suatu pengharapan yang besar dan usaha untuk terus bertahan akan membuahkan hasil. dan satu hal yang pasti, Tuhan ada di mana-mana…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s