life journey, thought, animals and big smile :)

Bawang Merah and your health

Musim yang tidak menentu seperti sekarang ini, banyak orang yang sakit, dimana-mana ketemu orang dengan ‘uhuk-uhuk’ dan ‘ohok-ohok’ lebih baik menjauh sebentar atau pasti nanti bisa ketularan.

Beberapa waktu yang lalu saya membaca cerita ini di milis dan mencoba mempraktekkannya di rumah, dan teman-teman saya juga mencobanya dan ternyata ada hasilnya..

so, ini copy dari cerita itu

Pada tahun 1919 ketika flu membunuh 40 juta orang, ada seorang dokter yang mengunjungi banyak petani untuk melihat apakah ia dapat membantu mereka memerangi flu.


Banyak petani dan keluarga mereka telah tertular dan banyak yang meninggal. Dokter ini mengunjungi satu keluarga petani, dan yang mengejutkannya, ternyata semua orang sangat sehat. Ketika dokter bertanya apa yang dilakukan petani yang membuatnya berbeda, sang istri menjawab bahwa ia telah menaruh bawang merah yang telah dikupas dalam sebuah piring pada setiap kamar di rumah itu, (mungkin hanya dua kamar waktu itu).


Dokter itu tidak percaya dan bertanya apakah ia dapat memiliki salah satu dari bawang merah itu untuk melihatnya di bawah mikroskop. Istri petani itu memberinya satu dan ketika dia melakukan hal ini, ia menemukan virus flu di bawang merah itu. Bawang merah ini jelas menyerap bakteri, oleh karena itu, menjaga keluarga ini tetap sehat.

Cerita yang lain lagi

ada sebuah artikel yang mengatakan untuk memotong kedua ujung sebuah bawang merah, lalu letakkan salah satu ujungnya pada sebuah garpu dan kemudian tempatkan ujung garpu pada sebuah stoples kosong … letakkan stoples itu di sebelah pasien yang sakit pada waktu malam hari.
Dikatakan bahwa bawang merah akan menjadi hitam di pagi hari karena kuman2 … tentu saja hal itu terjadi persis seperti itu … bawang merah itu berantakan dan aku mulai merasa lebih baik. Hal lain yang saya baca di artikel itu bahwa bawang merah dan bawang putih yang ditempatkan di sekitar ruangan menyelamatkan banyak orang dari wabah hitam tahun yang lalu. Bawang merah dan bawang putih mempunyai kekuatan antibakteri, peralatan antiseptik.

So, saya mencari di situs wikipedia tentang bawang merah ini,

In ancient Greece, athletes ate large quantities of onion because it was believed that it would lighten the balance of blood. Roman gladiators were rubbed down with onion to firm up their muscles. In the Middle Ages, onions were such an important food that people would pay their rent with onions, and even give them as gifts. Doctors were known to prescribe onions to facilitate bowel movements and erections, and also to relieve headaches, coughs, snake bite and hair loss. The onion was introduced to North America by Christopher Columbus on his 1492 expedition to Hispaniola. Onions were also prescribed by doctors in the early 1500s to help with infertility in women, and even dogs and cattle and many other household pets. However, recent evidence has shown that dogs, cats, and other animals should not be given onions in any form, due to toxicity during digestion

BEBERAPA HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN

SISA BAWANG MERAH BERACUN

Bawang merah adalah sebuah magnet besar untuk bakteri, terutama bawang mentah. Anda seharusnya jangan pernah berencana untuk menyimpan sebagian dari irisan bawang merah.
Hal ini tidak aman bahkan jika Anda memasukkannya ke dalam tas zip-lock dan memasukkannya ke dalam kulkas Anda. Bawang merah sudah cukup terkontaminasi hanya dengan dipotong dan dibiarkan terbuka untuk sebentar saja, sehingga hal itu dapat membahayakan Anda
Jika Anda mengambil sisa bawang merah dan memasak seperti orang gila, anda mungkin akan baik-baik saja, tetapi jika Anda memotong sisa bawang merah dan menaruh pada sandwich Anda, Anda sedang mencari masalah.
Baik bawang merah dan kentang basah dalam salad kentang, akan menarik dan menumbuhkan bakteri bahkan lebih cepat daripada mayones komersial yang akan mulai rusak.

Harap diingat, adalah berbahaya untuk mengiris bawang merah dan mencoba menggunakannya untuk memasak pada hari berikutnya, bawang merah menjadi sangat beracun bahkan untuk satu malam dan menciptakan bakteri beracun yang bisa menyebabkan infeksi lambung yang buruk dikarenakan kelebihan sekresi empedu dan bahkan keracunan makanan.

Bagi Pet lovers, Jangan pernah memberikan bawang dalam bentuk apapun, karena menyebebkan toksisitas selama proses pencernaan.

Oiya, karena bawang merah ini bau, jadi biasakanlah dengan aromanya, karena setelah dipotong dan ditaruh di mangkok, pasti baunya akan segera menyebar ke ruangan, mungkin ini juga aktivitas anti bakterinya…

Anyway, bila sakit, banyak-banyaklah istirahat, makan yang cukup, minum air putih yang banyak dan minum vitamin C.

Hope you’ll get better soon🙂

One response

  1. senja

    ooo pake dkupas to?? lha kmrn ga pake kukupas je… tp lumayan better kok…yo ngko tkcoba maneh lah…

    March 10, 2010 at 4:05 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s