life journey, thought, animals and big smile :)

Author Archive

Church

6 Januari 2013

Hari ini adalah Hari Raya 3 Raja, Hari Raya Penampakan Tuhan, atau Epiphany.

Ini adalah peringatan saat 3 Raja mengunjungi bayi Yesus dengan mengikuti petunjuk bintang dan memberikan hadaiah berupa emas, kemenyan dan mur (pohon wangi).

Pagi-pagi naik angkot ke gereja katolik Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel. gereja paroki di kota Malang.

well, anyway, yang menarik perhatian adalah waktu pertama masuk ke gereja, aku langsung bilang..’wow’ karena bagus banget (menurutku). masih dekorasi Natal, dan beda dengan dekorasi di gereja deket rumah di Jogja :D

Di galam gereja jadi mengingat-ingat, sudah berapa gereja yang kumasuki ya.. lalu mencari-cari apa sempat punya fotonya, so here we go.. :)

curch

Gereja Bunda Maria Guadalupe, Sei Bati Karimun (18 Oct 2010)

Church of St Teresa, SG (5 Dec 2009)

Photo0199

Gereja Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel (6 Jan 2012)

Gereja

Gereja Katolik St. Damian, Bengkong, Batam (2010)

Image002

Gereja Katolik St Petrus, Batam (2010)

DSCN0991

Gereja Hati Kudus, Palembang (20 Mei 2007)

Lainnya.. tidak terdokumentasi sepertinya, masa-masa sebelum 2007 ga biasa bawa kamera kemana-mana… :D

Melihat kembali ke belakang.. dan saya bersyukur masih diingatkan dan diberi kesempatan untuk beribadah di gereja :)


Image

Christmas 2012 is coming!! :)

“Christmas doesn’t come from a store, maybe Christmas perhaps means a little bit more….”
Dr. Seuss, How the Grinch Stole Christmas

Here I will post some Christmas tree pictures :) Happy Holiday!!!

ochard rd.

orchard rd.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

teddy bear tree

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

butterflies tree

jewelry tree

jewelry tree

frozen tree

buoy  tree (pohon pelampung)

giant bright tree

pohon terang dengan pita raksasa


Another day

(song by Lene Marlin)

Lie to me, say that you need me

That’s what I wanna hear
That is what, what makes me happy
Hoping you’ll be near
All this time, how could I know
Within these walls, I can feel youAnother day goes by, will never know just wonder why
You made me feel good, made me smile
I see it now, and I, can say it’s gone
That would be a lie
Cannot control this, this thing called love

You must think, how can this be
You don’t really know me
I can’t tell, this ain’t the time
You’ll never be mine
What can I say, something ’bout my life
I just lost again

Another day goes by, will never know just wonder why
You made me feel good, made me smile
I see it now, and I, can say it’s gone
That would be a lie
Cannot control this, this thing called love

Always have to move on,
To leave it all behind
Go along with time

Another day goes by, will never know just wonder why
You made me feel good, made me smile
I see it now, and I, can say it’s gone
That would be a lie
Cannot control this, this thing called love


Fears and Fearless

“Being FEARLESS isn’t being 100% Not FEARFUL, it’s being terrified but you jump anyway…”

Taylor Swift

 “There is only one thing that makes a dream impossible to achieve: the fear of failure.”

Paulo Coelho, The Alchemist

 “Courage is not the absence of fear, but rather the judgment that

something else is more important than fear.”

― Ambrose Redmoon

 “We should all start to live before we get too old. Fear is stupid. So are regrets.”

Marilyn Monroe

Mungkin, orang-orang yang mengenalku menganggap saya ini pemberani, berani pergi-pergi jauh dari rumah, berani sama hewan-hewan, dan lain-lain, well, tidak, saya ini penakut juga, naif, mudah sedih dan mudah menangis,  :p

Tetapi menurut saya, mengetahui rasa takutmu itu bisa membuatmu lebih kuat, lebih berhati-hati dalam bertindak sehingga bisa mempersiapkan diri bila terjadi sesuatu yang buruk.

Yah, tidak selalu segala sesuatunya berjalan lancar kan, tapi kalau sudah siap, all you can do is smile, and the problems will feel easier.

My 10 fears that I can think right now  are:

  1. I fear to cross the street while the traffic so crowded
  2. I fear of losing my precious things (nothing like expensive jewelry, but things that full of good memories)
  3. I fear of ghost, and that mysterious smells and sounds…very creepy. but, I fear more of my previous boss :D she’s so evil that even ghost are nothing compare to her.. :p)
  4. I fear that I might not done my tasks properly
  5. I fear that I might hurts the people I love unintentionally
  6. I fear to talk in public!!
  7. I fear of snakes.. They look awesome actually, but still I hate their smell
  8. I fear of traveling alone, it feels so lonely
  9. I fear of losing my voice.. (It happened before when I got laryngitis, I can’t even said a word.. Horrifying , I mean, how can I done my job if I have no voice??)
  10. I fear of cockroaches, they are very filthy  and always flying in your direction with no reason

So, do I fearless?? I don’t think so, but I managed to be just fine till now


Satu hari Pulau Penyengat

Some things don’t last forever, but some things do. Like a good song, or a good book, or a good memory you can take out and unfold in your darkest times

Bintan island ,

Jumat, 23 Januari 2009.

Kata orang kalau ke Bintan kurang rasanya kalo belum mengunjungi pulau penyengat.

Pulau Penyengat

Untuk menuju ke Pulau Penyengat, kami mesti naik kapal pom-pom (kapal kecil muat sekitar 10 orang) sekali naik 5000 rupiah, perjalanan 15 menit. Di Pulau ini terdapat peninggalan kerajaan melayu kuno, dan di sini terdapat makam Raja Ali Haji, penemu atau penulis “the first Malay language grammar book”, atau yang kita kenal dengan kitab Gurindam dua belas.

Ada juga Masjid raya yang letaknya tepat di depan pintu masuk Pulau, di Masjid ini terdapat kitab Al-quran yang di tulis tangan, dulunya ada orang yang dikirim ke Arab untuk belajar agama, kemudian beliau ini pulang dan menulis Quran ini dan mengajarkan agama kepada penduduk di Riau.

Senggarang

Senggarang adalah kota kecil di luar pusat kota tanjung Pinang, disini mayoritas penduduknya adalah keturunan tionghoa. Di Senggarang ini terdapat Kuil Budha dengan berbagai bentuk patung Budha yang ukurannya besar.

Sebenernya tempat wisata yang lumayan bagus, hanya saja, tidak ada tempat makan enak.. :D


Sri Gethuk, It’s a waterfall..!

The earth has music for those who listen

Jogja, 25 August 2012

So we went, to a beautiful waterfall surrounded by karst valley and riding a motorbike on really rough road just to get there. Quite a view compare with that long, dusty road along our way.

The name, ‘Sri Gethuk’ came from the word ‘kethuk’ whom according to local story, is a Djin of Gamelan instrument who live there at the waterfall.

It is said that sometimes you can hear the sound of gamelan from the direction of the waterfall

(I don’t need to prove that I guess :D).

Playen, gunung kidul, Yogyakarta, daerah itu sebenernya sangat akrab denganku, secara, nenek (alm) dulu tinggal di daerah ini, jadi dari kecil saya tahu jalanan pegunungan Gunung Kidul. Hanya saja, tempat wisata air terjun Sri Gethuk ini baru populer 2 tahunan ini, entah siapa dan kapan ditemukan dan akhirnya dipopulerkan untuk tempat wisata.

rough and dusty road

oya river

view from the waterfall

Ride a raft or walk along paddy field to get to the fall

Rent a life vest if you want to swim (no swim without life vest, that’s what  the tickets officer said to us)

Location:

Bleberan, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia

Entrance fee: 5000 IDR (including visit fee to Rancang Kencono cave)

Raft fee: 5000 IDR each (one way)

Semoga saja dengan bertambahnya turis yang penasaran untuk kesana, tempat ini akan lebih dikembangkan lagi oleh pemerintah daerah setempat, dengan perbaikan jalan dan pelestarian hutan di sekitarnya (entah hutan apa ya.. kapur mulu dimana-mana..)

Dan, ya.. tidak ada gethuk (makanan dari singkong)  di sana, tadinya mo nyari oleh-oleh gitu, ternyata tidak ada yang jualan gethuk..hahaha

Tapi, melihat tempat yang masih alami ini, memang sangat menyenangkan, airnya bening dan bersih, dan ada ikan-ikan yang berenang terlihat dari atas rakit.

paddy field in front, karst cliff behind

So, if you had a chance to visit Yogyakarta, go to Sri gethuk waterfall

Nearby, we can also visit an underground cave “Goa Rancang kencana” with a huge tree in the entrance. It was quite dark inside; a flashlight would be help to explore the cave. Though we can rent one from the locals.


side story from my trip

08/18/2009
Cambodia journey

 Another reblog… perjalanan 3 tahun yang lalu, perjalanan yang nekat dengan paspor yang baru punya 2 cap itu. bermodal bahasa inggris setengah-setengah..dan akhirnya berangkat juga saya jalan-jalan sendirian. miss that time.., well, here’s the story

Inilah Angkor Wat, salah satu Candi terbesar yang pernah dibangun oleh manusia (bukan foto punyaku.. tapi keren kan?? :))Lagoi, 08.08.09Dimulai dengan bangun pagi, aku langsung mencuci sepeda baru ‘second hand’ dari pak klik.com yang penuh debu dan kotoran, karena selang airnya ga cukup panjang, terpaksa bolak balik angkut air pake ember.

Abis itu, packing-packing.. ketiduran bentar, bangun, bengong, trus mandi.

Aku perlu ke Pujas untuk tukar Ringgit Malaysia, walo cuman semalam aja kan perlu juga kalo mo beli minum or makanan.

Terlihat olehku, sepeda yang sudah bersih itu, pengen sepedaan ke Pujas, walaupun ban belakangnya agak kempes. Otw ke Pujas dari housing si lancar-lancar aja karena jalannya turun, ga perlu ‘ngonthel’.. nah.. naiknya.. tobaat… capek banget kakiku.. nyampe housing langsung keringatan heboh, terkapar di depan kipas angin dan akhirnya ketiduran lagi di depan tivi!!

Bangun jam 15.20 padahal aku harus check in ferry jam 16.00 (udah pesen ojek jemputan sih), tapi, packing-an-ku belom selesai… akhirnya serabutan aja masukin baju dan perlengkapannya (note: don’t ever do this again!! karena kalo kekurangan pakaian terutama underwear, bisa bete banget deh..). 15.45 muncul juga Pak Yadi (the most wanted ojek at Lagoi) dan dia mengantarku dengan sukses ke BBT ferry terminal tepat pada waktunya. (17.00 wib) I’m going to Singapore..

Tanah Merah Ferry terminal (19.00 waktu Singapore, karena disana GMT+8)

semuanya oke, aku melewati imigrasi dengan sukses, kartu MRT (kereta listrik)-ku juga masih ada deposit 2sgd. Naik SBS bus no 35 ke Tanah Merah MRT station, Top up MRT card (tiap isi ulang charge-nya 10 sgd), naik MRT langsung ke Changi airport.

Di Changi airport kaya orang kampung.. karena bandaranya gueeedeee banget, kaya Mall malah.. untungnya aku ga buta ara, banyak peta lokasi dimana-mana, dan orang Sing juga ga reseh kalo ditanyain.

Jadi gini.. MRT station berada di terminal 2 Changi, sedangkan Air Asia (dan pesawat2 murah lainnya) berada di terminal 1. How to get there??? ternyata, ada Sky train untuk transport antar terminal (ga bayar alias gratis).

Check in di counter Air Asia, dan 22:25 terbang ke KLCC airport Kuala Lumpur, Malaysia.

KLCC airport 23.25… bertemu dengan temanku

Menginap semalam di bandara, tidur di kursi (untung kebagian kursi), ternyata banyak temannya tidur di bandara..tapi bener2 ga bisa tidur plus pegal2 deh.

06.00 Check in pesawat, 07.00 kami terbang ke Siem Reap, perjalanannya 2 jam. Tiba di Siem Reap pukul 08.00 (waktu disana GMT+7, kaya WIB). Hmm… masi sempat mandi-mandi dulu.

Masuk ke Kamboja, bayar visa on arrival 20 USD, pas foto berwarna 1 lembar, dan ngisi formulir. Paspor melewati beberapa petugas yang akan memberikan cap dan tanda tangan.

ngantri cap lagi di imigrasi, difoto disitu (canggih!!!) ada kamera digitalnya, di Sing aja ga ada :p

Untuk hotel, sudah booking via email dan minta jemputan di bandara (free pick up)

Ketemu dengan yang jemput, abang sopir tuk-tuk nomor 4814 yang seterusnya menjadi teman setia kami selama 4 hari di Angkor.

Mandalay inn (nama penginapannya)

Biaya kamar dibayar dimuka. 16 USD per net. udah ada AC, teve, kulkas, dan kamar mandi dengan hot shower (Thanks God!), tempatnya bersih dan cuman 7 menit jalan kaki ke pusat kota.

get ready..

jam 10.00 kami mulai beredar..

3 days pass

3 days pass

Untuk masuk ke area candi, harus beli tiket, kami beli untuk 3 days visit seharga 40 USD (mahalnya.. dalam sehari langsung keluar duit banyak)

Day 1

- Angkor Thom (kompleks super gede, didalamnya banyak candi2 juga)

- Bayon temple

- Royal palace

- Ta Phrom

- Chao Say tevoda, Thommanon

Day 2

- Angkor Wat (sunrise, so, kami berangkat jam 5 pagi dari hotel)

- Mebon

- Pre Rup

- Preah Khan

- Angkor Wat lagi (sempat ngantuk-ngantuk disini, karena cuacanya bagus)

Day 3

- Bantey Srei

- Bantey Samre

- Bantey Kdei

- Srah Srang

- Angkor Wat (yang ke-3 kalinya!! rencananya mo liat sunset, tapi kurang bagus kayanya)

Shopping2 di Old market (Psar Chas) kaya Beringharjo kalo di Jogja, bisa nawar

End of days of our visit.. semuanya menyenangkan, makanan yang enak (terutama yang namanya “amok” it’s a must eat food kalo ke Kamboja) dan orang-orang yang menservis turis (turis-turis dari seluruh penjuru dunia berkeliaran dengan tenangnya tanpa takut di bomb :p)

mungkin seumur hidup aku blom tentu kesana lagi

Thank you Jesus for blessing me and protecting me all the way


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 736 other followers